Kolaborasi Kemenpora, KOI dan Datra Group: Mendorong Pertumbuhan Fasilitas Olahraga Berkelanjutan

Edukasi

24 Juni 2024

Kolaborasi Kemenpora, KOI dan Datra Group: Mendorong Pertumbuhan Fasilitas Olahraga Berkelanjutan

(Press Release) - Jakarta, 14 Juni 2024 – Dalam upaya memajukan fasilitas olahraga yang berkelanjutan di Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan PT Datra Internusa berkolaborasi dalam panel diskusi bertajuk "Visionary Solutions for World-Class, Sustainable Sports & Community" pada acara ISFEX 2024 di ICE BSD. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Sekretaris Jenderal KOI Wijaya Noeradi, Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora Suyadi Pawiro, dan Direktur PT Datra Internusa Veronica Thiodora.

Suyadi Pawiro menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperbaiki dan mengembangkan sarana dan prasarana olahraga di Indonesia. "Evaluasi PUPR tahun 2023 mencatat bahwa 22 stadion perlu direnovasi. Bahkan masih banyak kabupaten dan kota yang tidak memiliki sport center sama sekali. Kalaupun ada, banyak yang kurang terawat. Padahal dampak positif dari sarana olahraga sangat menarik untuk ekonomi, termasuk peningkatan penjualan apparel, sport tourism, dan penjualan tiket pertandingan," ujarnya.

Kebutuhan fasilitas olahraga masyarakat tidak hanya terbatas pada stadion besar tetapi juga harus mencakup fasilitas di tingkat masyarakat, termasuk sekolah-sekolah. "Pada tingkat fasilitas masyarakat seperti sekolah juga sangat terbatas. Masih banyak sekolah yang belum punya lapangan olahraga memadai atau bahkan tidak ada sama sekali," tambah Suyadi.

Pemerintah, melalui Kemenpora, sedang berupaya meningkatkan jumlah fasilitas olahraga dengan memanfaatkan ruang terbuka. "Gagasan kami tentang ruang terbuka untuk olahraga bisa terwujud menjadi stadion hingga pemanfaatan pedestrian. Dan kami harap swasta dapat lebih banyak ambil peran," kata Suyadi.

Peran PT Datra Internusa

PT Datra Internusa adalah perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang berfokus pada pengembangan ruang bermain publik, tempat-tempat budaya, dan arena olahraga. Dengan pengalaman partisipasinya dalam proyek-proyek besar seperti renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk Asian Games 2018 dan pembangunan Jakarta International Stadium, Datra Internusa terus berinovasi untuk menciptakan fasilitas olahraga berkualitas tinggi yang mendukung keberlanjutan.

PT Datra Internusa berkomitmen untuk menyediakan fasilitas olahraga yang tidak hanya memenuhi standar internasional tetapi juga mendukung kesejahteraan komunitas. Veronica menyambut baik inisiatif pemerintah dalam meningkatkan jumlah fasilitas olahraga. "Kehadiran venue berkualitas dapat mendorong perekonomian dan aktivitas budaya masyarakat. Lewat stadion multifungsi, masyarakat bukan hanya dapat menikmati pertandingan olahraga tetapi juga event seni, konser musik, dan kegiatan hiburan lainnya. Dari kehadiran sebuah venue, kita sama-sama tahu dampak ekonominya tinggi, termasuk terhadap peningkatan perekonomian lokal," jelasnya.

Veronica juga menekankan pentingnya perencanaan yang baik untuk kapasitas dan fasilitas tribun dalam pembangunan infrastruktur olahraga. "Stadium seating terkesan sederhana, padahal fungsinya bukan hanya tempat duduk. Tapi dia adalah alat untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan monitoring jumlah penonton," ujarnya.

Veronica Thiodora juga menjelaskan, “Dalam menjalankan proyek, penting untuk memastikan bahwa kita bekerja dengan mitra yang memiliki pengalaman dan keahlian yang sesuai. Oleh karena itu, baiknya selalu memverifikasi kualitas dan keaslian produk yang ditawarkan. PT Datra Internusa selalu berkomitmen pada ketepatan waktu, kualitas yang terjamin, dan menjadi pilihan aman yang terbukti bagi para pemilik proyek.

Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan

Sekretaris Jenderal KOI, Wijaya Noeradi, menambahkan bahwa perencanaan fasilitas olahraga harus mengikuti prinsip keberlanjutan. "Perencanaan pembangunan fasilitas olahraga harus sejalan dengan prinsip sustainable sehingga penggunaannya dapat berlangsung secara jangka panjang. Jangan sampai pembangunan sebuah fasilitas dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan suatu event, namun setelah event fasilitas tersebut terbengkalai tidak terpakai," ujarnya.

Wijaya juga memperkenalkan konsep fasilitas olahraga temporer yang dapat dibongkar pasang sesuai kebutuhan event. "Di London ada sarana berkuda portable di tengah taman kota. Ketika event selesai, sarana tersebut bisa dibongkar dan tidak lagi menjadi beban biaya perawatan. Kita bisa mempertimbangkan konsep ini dalam pembangunan fasilitas olahraga," tambahnya.

Veronica berharap agar pemerintah, kontraktor swasta, komunitas, dan stakeholder lainnya dapat semakin erat melakukan kerja kolaboratif dalam mendorong penciptaan fasilitas olahraga berkualitas di Indonesia. "Hal ini penting untuk mendorong kemajuan ekonomi dan budaya dalam negeri melalui industri olahraga. PT Datra Internusa siap mendukung rencana pembangunan pemerintah dengan maksimal dan hasil terbaik,"  pungkasnya.

Belajar dari Kolaborasi Ini

Melalui kolaborasi ini, jelas bahwa peningkatan dan pengembangan fasilitas olahraga di Indonesia memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Upaya bersama antara pemerintah, swasta, dan komunitas akan memastikan bahwa fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian. PT Datra Internusa berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendukung visi ini, menciptakan ruang yang tidak hanya mendukung aktivitas fisik tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan budaya.

Cookies & Privacy

We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes google site tracking as well. By continuing to use this website or closing this banner, you accept our use of first and third-party cookies.

Mengerti
Loading