Inovasi Olimpiade Paris 2024 Yang Belum Pernah Terjadi di Dunia, Apa Saja?
Edukasi
23 July 2024

Olimpiade Paris 2024 adalah event pertama yang sepenuhnya direncanakan dan dilaksanakan sesuai dengan agenda reformasi sesuai dengan garis kesepakatan dalam Olympic Agenda 2020 dan Olympic Agenda 2020+5 pada Desember 2014 lalu. Olympic Agenda 2020 mengandung serangkaian 40 rekomendasi rinci yang dibuat dengan tujuan merespons tantangan global, sosial, ekonomi, dan lingkungan saat ini. Serta memperkuat relevansi Olimpiade terhadap perkembangan zaman.
Enam tahun kemudian, Olympic Agenda 2020+5 lahir dan melanjutkan kesepakatan para pendahulunya. Agenda pembaharuan ini dikembangkan secara seksama oleh para stakeholders Olympic Movement’s. Hasilnya terbit 15 rekomendasi dan fungsi sebagai peta jalan bagi International Olympic Committee (IOC) hingga tahun 2025.
Secara nyata, apa saya isi Olympic Agenda yang diterapkan dalam Olimpiade Paris 2024 dan menjadi inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya? Mari kita simak artikel berikut.
Memaksimalkan Fasilitas Olahraga Eksisting
Janji IOC dalam Rekomendasi 1 dari Agenda 2020 adalah untuk secara aktif mempromosikan penggunaan maksimal fasilitas olahraga eksisting dan penggunaan venue temporer yang dapat dibongkar pasang.
Penyelenggara Paris 2024 akan mewujudkan janji itu dengan menggelar 329 acara. Sebagian besar bahkan 95% venue acara merupakan pemanfaatan fasilitas eksisting & fasilitas temporer. Hanya 2 dari 35 venue kompetisi Olimpiade Paris 2024 yang merupakan bangunan baru setelah kota tersebut terpilih sebagai tuan rumah yaitu Arena Porte de La Chapelle dan Aquatics Centre.
Mengusung Olahraga Berkelanjutan
Paris 2024 juga menerapkan janji IOC sesuai Rekomendasi 2 dari Agenda 2020+5 yaitu mendukung Olimpiade berkelanjutan dengan meminimalkan konstruksi, mengurangi biaya dan jejak karbon, serta memanfaatkan sebaik-baiknya venue dan lokasi ikonik Ibu Kota Prancis.
Etika keberlanjutan ini berlaku tidak hanya untuk venue, tetapi juga untuk setiap aspek Olimpiade Paris 2024. Hal tersebut mulai dari penggunaan energi, makanan, transportasi dan layanan digital. Olimpiade kali ini memiliki target minimal dapat mengurangi emisi hingga setengah dari produksi emisi Olimpiade London 2012 dan Rio 2016. Hal ini juga sejalan dengan Perjanjian Paris tentang Perubahan Iklim.
Dengan mengusung solusi inovatif, Paris 2024 menetapkan standar baru untuk acara yang lebih sustain, dengan melakukan lebih banyak pemanfaatan fasilitas eksisting dan lebih sedikit pengeluaran jejak karbon, sambil menciptakan warisan yang abadi.
Ini adalah Olimpiade yang sukses menerapkan prinsip permainan olahraga harus adaptasi dengan karakter kota tuan rumah. Bukan sebaliknya yang seperti selama ini terjadi, kota tuan rumah dituntut beradaptasi dengan permainan olahraga. Penerapan prinsip penyesuaian adaptasi ini sukses membawa lebih banyak permainan olahraga ke ruang publik seperti fasilitas sekolah, tempat kerja, dan fasilitas kota eksisting lainnya.
Mendukung Kesetaraan Gender
Salah satu kesepakatan Olympic Agenda, tepatnya Rekomendasi 11 juga mengusung isu kesetaraan gender dalam dunia olahraga. Sepuluh tahun sejak kesepakatan itu terbit akhirnya terwujud jadi nyata di Paris 2024. Di mana, setengah dari 10.500 peserta merupakan atlet wanita.
Sebelumnya, tingkat kepesertaan atlet wanita pada Olimpiade Tokyo 2020 sebanyak 47,8%, Olimpiade Rio 2016 sebanyak 45,0% dan Olimpiade London 2012 sebanyak 44.2%. Olimpiade Paris adalah sejarah pertama kalinya dalam penyelenggaraan Olimpiade bahwa kesetaraan gender tercapai betul-betul tercapai hingga 50%.
Memperkuat Dukungan Kepada Atlet
Terakhir, dalam Rekomendasi 16 Olympic Agenda juga tertuang semangat memperkuat dukungan untuk para atlet di dalam dan di luar permainan. Kali ini, IOC memenuhi janji melalui kerjasama dengan Agency Pembangunan Prancis (French Development Agency / AFD) untuk meluncurkan program inkubator bisnis bagi atlet elit.
Setiap tahun, lebih dari 20 atlet dari Prancis dan Afrika, termasuk mantan atlet, serta atlet yang saat ini bertanding di Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 akan menerima pelatihan tentang cara mengembangkan proyek bisnis terutama pada sektor ekonomi integrasi sosial, lingkungan hidup, kesetaraan gender, kesehatan, dan pendidikan.
Selain membantu membawa perubahan nyata dalam masyarakat, para atlet ini diberi sarana untuk melakukan transisi yang mulus ke dalam karier pasca-kompetisi mereka.
Di atas adalah penjelaskan tentang sejumlah inovasi Olimpiade Paris 2024 yang belum pernah terjadi sebelumnya. ICO telah mengadopsi beberapa tujuan dari Olympic Agenda 2020 dan 2020+5 lalu mewujudkannya menjadi kenyataan. Banyak contoh lainnya dapat ditemukan dalam Laporan Olympic Agenda 2020 dan Olympic Agenda 2020+5 sebelumnya.
Dalam isu seperti keberlanjutan, tanggung jawab atlet, perubahan sosial, dan perubahan iklim, Olympic Agenda telah membentuk edisi Olimpiade ini yang lebih segar. Dan hal ini memungkinkan Olimpiade yang semakin spektakuler namun bertanggung jawab. Serta menjawab tantangan zaman.


