Adaptasi Stadion sebagai Ruang Publik

Stadion

15 December 2020

Adaptasi Stadion sebagai Ruang Publik

Kondisi modern yang menuntut orang-orang untuk terus beraktifitas salah satunya dengan berolahraga. Stadion yang umumnya dipakai untuk menonton sepakbola atau olahraga lainnya, mulai dimanfaatkan sebagai ruang publik terbuka dan menjadi sebuah ekosistem dengan beragam kegiatan, mulai dari mereka yang berolahraga hingga pusat kegiatan ekonomi dan budaya.

Mengikuti sejarahnya, konsep stadion sebagai ruang publik terbuka bukanlah hal baru. Sejak zaman Romawi kuno, stadion yang awalnya merupakan Amphitheatre, dibangun untuk multifungsi, tidak hanya sebagai pusat pertunjukan gladiator, namun juga menjadi pusat kehidupan masyarakat Romawi. Di awal abad 20, stadion dibangun lebih megah dan kuat, serta menggunakan teknologi yang mutakhir agar dapat dipakai di berbagai kondisi dan dapat dimanfaatkan multifungsi.

Di era modern ini, stadion yang menjadi ruang publik dilengkapi dengan berbagai fungsi selain olahraga seperti hotel, supermarket, conference center, restauran, area bermain anak dan area hijau. Selain itu, beberapa stadion di belahan dunia lainnya juga menjadikan ruang publik ini menjadi sumber daya listrik dengan memanfaatkan panel surya raksasa pada bagian atapnya.

Menjaga dan mengelola stadion di Indonsia sebagai ruang publik agar berkembang dan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan budaya membutuhkan penanganan serius dari semua pihak, mulai dari pemerintah, swasta juga masyarakatnya. Lalu, apakah Anda siap menjadi bagian dari berkembangnya stadion di Indonesia? Karena, Datra siap mendukung demi ruang publik di Indonesia yang lebih baik. Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut.

Cookies & Privacy

We use cookies to understand how you use our site and to improve your experience. This includes google site tracking as well. By continuing to use this website or closing this banner, you accept our use of first and third-party cookies.

Mengerti
Loading